Gandeng Baintelkam Polri, GMPD Inisiasi Sekolah Kamtibmas hingga Kampung Aman Digital
AKARTA, 16 Juli 2026 – Langkah taktis dan progresif dalam menjaga kondusifitas serta keamanan di tingkat akar rumput terus digelorakan oleh Dewan Pengurus Pusat Gerakan Muda Pemerhati Desa (DPP GMPD). Dipimpin langsung oleh Ketua Umum, Wahyu Irawan, jajaran pengurus pusat GMPD melakukan audiensi strategis ke Markas Besar Kepolisian Negara Republik Indonesia (Mabes Polri) pada Kamis (16/7).
Kehadiran rombongan DPP GMPD ini diterima langsung dengan sangat baik oleh Direktur Politik Badan Intelijen Keamanan (Baintelkam) Mabes Polri, Brigadir Jenderal Polisi Dwi Suryo Cahyono, S.I.K., M.H. Pertemuan hangat ini bertujuan untuk membangun sinergitas dan kerja sama konkret antarkedua belah pihak melalui berbagai instrumen program, baik yang bersifat langsung (luring) maupun edukasi digital melalui seminar web (webinar).
5 Program Prioritas GMPD x Polri untuk Keamanan Desa
Dalam kesempatan tersebut, Ketua Umum GMPD Wahyu Irawan menyodorkan 5 draf program prioritas bersama Polri yang dirancang khusus untuk memperkuat sistem keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah pedesaan:
Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) – Sebagai payung hukum dan legalitas kerja sama berkelanjutan antara Polri dan GMPD dalam mengawal desa.
Pembentukan Kampung/Desa Aman Digital – Edukasi dan proteksi ruang digital pedesaan dari kejahatan siber, hoaks, dan disinformasi.
Sekolah Kamtibmas Desa – Wadah pelatihan literasi hukum dan keamanan bagi perangkat desa dan tokoh pemuda.
Pembentukan Relawan Pemuda Mitra Bhabinkamtibmas – Kolaborasi aktif pemuda setempat sebagai perpanjangan tangan Polri di lapangan.
Pelaksanaan Gerakan Nasional Desa Aman – Kampanye masif nasional untuk menciptakan stabilitas dan ketenteraman lingkungan desa.

Dorong Langkah Preventif Berbasis Partisipasi Masyarakat
Wahyu Irawan menegaskan bahwa keterlibatan aktif masyarakat, khususnya generasi muda, adalah kunci utama dalam mendeteksi dini potensi gangguan keamanan. Dengan hadirnya 5 program ini, masyarakat desa diharapkan tidak lagi sekadar menjadi objek keamanan, melainkan subjek aktif yang ikut menjaga lingkungannya.
"Kami berharap melalui sinergi ini, masyarakat dan pemuda desa bisa menjadi bagian integral dari sistem Kamtibmas. Mereka dibekali kemampuan untuk melakukan tindakan preventif (pencegahan) serta melaporkan secara cepat setiap potensi kejadian atau gesekan sosial yang ada di lingkungan desa mereka masing-masing," pungkas Wahyu Irawan.
Brigjen Pol. Dwi Suryo Cahyono menyambut positif inisiatif dan kepedulian yang ditunjukkan oleh GMPD. Pertemuan ini diharapkan segera ditindaklanjuti ke dalam aksi nyata demi terwujudnya ekosistem desa yang aman, kondusif, dan berdaulat di seluruh Indonesia.
Admin Gmpd
Leave a comment
Your email address will not be published. Required fields are marked *